Neurologi HIV
- Infeksi HIV dapat menyerang saraf pada semua stage.
- Proses patologis berbeda dapat berjalan simultan.
- Beberapa pasien neurologis dapat mengalami serokonversi (Meningoensephalitis, myelitis, GBS, polymyositis).
- Perlu pemeriksaan LP (lumbal punksi) dan CT kepala dengan kontras.
- Penurunan respon antibodi: pada toksoplasmosis, bisa didapatkan tanpa peningkatan IgM.
- Pemeriksaan CD4. Toksoplasmosis, kriptokokkus, pada CD4 < 200. CMV pada CD4 < 50.
- Komplikasi neurologi lain: demensia, myelopathi, poliradikulopathi, dan lain-lain.
No comments:
Post a Comment