Saturday, November 23, 2013

Neurologi HIV


  • Infeksi HIV dapat menyerang saraf pada semua stage.
  • Proses patologis berbeda dapat berjalan simultan.
  • Beberapa pasien neurologis dapat mengalami serokonversi (Meningoensephalitis, myelitis, GBS, polymyositis).
  • Perlu pemeriksaan LP (lumbal punksi) dan CT kepala dengan kontras.
  • Penurunan respon antibodi: pada toksoplasmosis, bisa didapatkan tanpa peningkatan IgM.
  • Pemeriksaan CD4. Toksoplasmosis, kriptokokkus, pada CD4 < 200. CMV pada CD4 < 50. 
  • Komplikasi neurologi lain: demensia, myelopathi, poliradikulopathi, dan lain-lain.

No comments:

Post a Comment